MABUK, SEORANG SUAMI DI KENDARI TEBAS ISTERINYA
Kekerasan dalam rumah tangga kembali terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara., seorang perempuan bernama Julaeha ditebas oleh pria yang tak lain adalah suaminya sendiri bernama Iswanto yang diduga dalam kondisi mabuk.
Peristiwa ini terjadi dalam rumah mereka sendiri di Kampung Butung, Kelurahan Kasilampe, Kecamatan Kendari. Julaeha ditebas menggunakan sebilah parang. Lengan kiri Julaeha nayaria putus dan kakinya mengalami robekan besar akibat hantaman parang.
“Bagian kaki kiri dan tangan kanan nyaris putus. Terus masih ada lagi luka di bagian badannya, termasuk bagian kepala. Tadi itu mabuk karena narkoba lagi pasti,” kata Gunawan kaka Julaeha di Rumah Sakit Santaan.
Gunawan mengatakan kejadian yang menimpa adik kandungnya itu merupakan tindakan yang kedua kalinya, setelah beberapa bulan lalu Julaeha juga sempt digorok suaminya dibagian leher. Untungnya Julaeha berhasil selamat dan Senin hari ini dia kembali dianiaya.
“Sebelumnya Julaeha pernah digorok menggunakan pecahan botol. Ini karena suka pake narkoba,” duga Gunawan.
Kata Gunawan adik iparnya itu memang suka mengkonsumsi narkoba. Dia pun meminta polisi memeriksa adik iparnya itu. Diceritakan Gunawas kasus kekerasan ini diketahuinya usai mendapat telpon dari dari kerabatnya yang lain bahwa Julaeha ditebas suaminya.
“Saya ditelpon kalau adikku diparangi. Terus saya datang di rumahnya dan lihat adik saya sudah berlumuran darah,” jelasnya.
“Julaeha bilang sama saya tadi waktu saya antar ke sini kalau suaminya sedang mabuk akibat mengonsumsi sabu-sabu,” tambahnya.
Tidak tega melihat adiknya itu dalam keadaan lemas Gunawan membawa Julaeha ke RS Santaana. Saat ini korban masih dalam perawatan intensif rumah sakit dan belum bisa berbicara.
Sementara tersangka telah menyerahkan diri ke Polres Kendari. Kasus ini sepenuhnya ditangani oleh pihak Polres Kendari, dan saat ini prosesnya masih dalam tahap penyelidikan.

Komentar
Posting Komentar