PENEMUAN MAYAT DI HOTEL WISWA INDONESIA KENDARI
Penemuan sesosok mayat perempuan di kamar hotel kembali menggegerkan warga Kota Kendari, Selasa 22 November 2016. Jenazah bernama Marlian alias Sinta (36) ditemukan tergeletak kaku di atas kasur kamar 204 Wisma Indonesia Kendari, oleh petugas hotel.
Penemuan sesosok mayat perempuan di kamar hotel kembali menggegerkan warga Kota Kendari, Selasa 22 November 2016. Jenazah bernama Marlian alias Sinta (36) ditemukan tergeletak kaku di atas kasur kamar 204 Wisma Indonesia Kendari, oleh petugas hotel.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara, Marlian yang diketahui beralamat di Jalan Tupai Kelurahan Tipulu Kecamatan Kendari Barat datang di hotel seorang diri pada pukul 15.00 Wita, Selasa 22 November 2016.
Rencananya, dia akan menginap selama sehari atau sampai pukul 13.00 Wita, Rabu 23 November 2016. Selama menginap, petugas hotel tidak pernah melihat Marlian keluar kamar.
Rencananya, dia akan menginap selama sehari atau sampai pukul 13.00 Wita, Rabu 23 November 2016. Selama menginap, petugas hotel tidak pernah melihat Marlian keluar kamar.
“Dia dalam kamar terus. Kebetulan, saya yang tugas kemarin waktu dia chek in,” ungkap Mega Pujiastuti salah satu resepsionis hotel kepada Kabarkendari.com, Rabu 23 November 2016.
Mega mengaku tidak mengetahui apakah semalam ada teman korban yang datang. Hanya saja, dia sempat melihat dua orang yang turun dari lantai tiga. Satu perempuan menutup wajahnya dengan helm dan laki-laki menutup mukanya dengan sal.
“Kita tidak tahu kalau ada temannya pernah datang. Nanti dilihat di CCTV saja,” ujarnya.
Pada pukul 13.00 Wita, korban tidak keluar. Padahal, waktu tinggalnya sudah selesai. Petugas hotel mencoba mengecek keberadaan korban di dalam kamar. “Kita sempat gedor-gedor kamarnya tapi tidak membuka kamarnya. Kita cek di ventilasi, ada orang,” ungkap petugas hotel Rahman.
Karena tidak dibuka, petugas hotel terpaksa masuk melalui jendela belakang. Saat masuk, mereka mengetahui korban sudah tak bernyawa lagi. “Kita dilarang untuk sentuh. Makanya kita laporkan ke polisi,” katanya.
Aparat kepolisian telah melakukan olah TKP di kamar tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian penyebab korban meninggal.
Jenazah korban, sementara dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan visum.

Komentar
Posting Komentar